Sabtu, 15 Oktober 2016

KETIKA MUSLIMAH JATUH CINTA


Wah, sebenarnya judul ini agak mainstream ya. Tpi yaudahlah lanjut aja.

                                Ketika Muslimah Jatuh Cinta



Ini adalah salah satu ujian terbesar buat seorang muslimah.knpa? karna ketika seorang muslimah jatuh cinta, dia tau gak akan perna bisa pacaran dengan laki-laki itu. dia harus dengan pintar menyembunyikan perasaan cintanya pada laki-laki ynang beruntung itu.

Jatuh cinta itu wajar,tpi menjadi tidak wajar ketika seorang perempuan jatuh cinta sampai ia melupakan cintanya kepada sang maha pemberi cinta.

Ketika muslimah jatuh cinta, memang dia gak akan langsung berubah jadi curhat disosial media. Engga. Tapi dia akan mendapatkan waktu yang sulit untuk beradaptasi lagi. Hal-hal sepele yang seharusnya gak mengganggu kegiatan ibadah dia, bisa rusak semuanya hanya karna mahluk bernama (laki-laki).

Tipu daya setan itu mengerikan bisa menjerumuskan, bahkan ketika kita gak sadar.

Mungkin diantara juga  ada yang berfikir tentang ta’ruf terus mikir kaya “ yakali baru kenal langsung nikah”. Dua orang yang ta’aruf. mereka memangg gak kenal satu sama lain, tapi karena mereka sama-sama mencintai allah, sama-sama mempunyai tujuan hidup yang sama, mereka akan menjadi satu dengan sendirinya.

Jadi, tugas kita sebagai muslimah itu ya Cuma memantaskan diri di hadapannya. Gak mungkin Allah tega ngasih kita lelaki yang apa adanya, kalau kita setiap malam  selalu berdo’a berharap pangeran yang terbaik itu, suatu hari nanti datang menemui orang tua kita.

Jadi perempuan gak boleh lemah, inget

# GILRLSPOWER!!!

CINTA SEORANG MUSLIMAH


Zaman sekarang para muslimah sebagian besar menjalani status yang biasa disebut pacaran. Pada dasarnya mereka tau bahwa didalam agama islam tidak ada istilah yang namanya pacaran. Yang dikenal hanya berta’aruf. Seorang muslimah yang baik dan taat akan kewajibannya tidak akan menjalani status yang disebut pacaran, yang mereka lakukan hanya berta’aruf dengan lawan jenisnya.

Seorang muslimah yang baik mempunyai cara sendiri untuk mencintai lawan jenisnya, tidak seperti anak-anak zaman sekarang yang lebih spontan mengucapkan kata cinta kepada lawan jenisnya. Muslimah yang baik dan taat tidak melakukan hal tersebut. Cara dia mencintai prianya hanya memendam rasa sebelum sah menjadi mahramnya.

Para wanita muslimah sesungguhnya berpacaran hanya mengundang dosa, dan menjerumuskan diri kepada neraka. Karna syahwat dan setan yang menggoda ketika kalian sedang berduaan dengan pasangan atau kekasih kalian. Sesungguhnya kalian ketahui menjalani hubungan ta’aruf jauh lebih baik dari berpacaran. Ketika kalian berta’aruf kalian ditemani dengan orang lain dan tidak akan menjerumuskan kalian kepada dosa. Kalian tidak diperbolehkan menyentuh sebelum menjadi mahram.

Sesungguhnya berta’aruf tidak seburuk yang kalian pikirkan, selain tidak menjerumuskan kalian kepada dosa dan neraka, berta’aruf termasuk menjalani sunahnya Allah. Kalian tau kan arti sunah ? dilakukan mendapatkan pahala tidak dilakukan tidak apa-apa. Ada baiknya kita melakukan sunahnya Allah SWT. Mencarai ridha Allah SWT. Lebih baik dari pada menjerumuskan diri kepada dosa dan neraka ancamannya.

SEMOGA BERMANFAAT KAWAN